Selamat datang di Pesut Net, Layanan 24 Jam x 7 hari koneksi internet. Dapatkan berbagai model koneksi dengan harga terjangkau. hubungi marketing@pesut.net atau melalui telp (0541) 733929 **** Layanan Baru PesutNet, KONEKSI INTERNET MELALUI TV KABEL, hanya dengan Rp. 180.000,- dapatkan Koneksi 24 jam tanpa dibatasi Quota Bandwidth.Layanan kerjasama dengan Tepian Cable samarinda, dan akan terus dikembangkan ke Balikpapan dan Banjarmasin
Koneksi 3.5 G dengan kecepatan hingga 3,6 Mbps. Koneksi 3.5 G dapat dilakukan 39 Kota di Seluruh Indonesia.
Dengan menggunakan sistem Single Account, registrasi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Berlangganan TV Kabel sekaligus internet dengan kecepatan tinggi. Dapatkan harga menarik untuk Samarinda dan sekitarnya, hanya dengan Rp.180.000,- dapatkan koneksi 24 jam sehari tanpa dibatasi volume bandwidth.
Hanya dengan Rp. 5.000,-, dapatkan koneksi internet di Sekitar Voorvo dan Jalan Pramuka Samarida dengan kecepatan Up To 1024 Kbps (1 Mbps). hubungi (0541) 733929 untuk memperoleh PreCard PesutWifiAccess
Menikmati seduhan kopi Panas dengan berbagai rasa sambil menikmati koneksi internet gratis. MORE Internet Cafe didedikasikan kepada penikmat kopi samarinda dengan sentuhan negiosiasi bisnis.
 
Soerya-Pegawai Swasta di Samarinda
Kecepatan dan Harga sangat terjangkau.

Ronny--Pegawai Negeri di Tarakan
Luasnya jangkauan Jaringan memberikan banyak kemudahan untuk saya untuk melakukan koneksi dimana saja.

Nuripto--Sekretaris Partai Gerindra
Sangat mudah memperoleh informasi terbaru dimana saja dengan layanan penuh 24 jam
 

Online Support





free links

Internet Via TV Kabel PDF Print E-mail
Written by dtborneo   
Wednesday, 25 June 2008

Image Dalam 3 bulan kedepan, Pesut Net Mengembangkan Internet Via TV Kabel. Pengembangan ini didasari pada berkembangnya TV Kabel di Samarinda yang CORE-nya hanya dimanfaatkan untuk Analaog.

Dalam sistem TV kabel, sinyal dari berbagai kanal disalurkan melalui "sepotong" frekuensi sebesar 6MHz saja dari pita frekuensi yang ada dan dikirimkan melalui kabel ke pelanggan. Dalam beberapa sistem, kabel koaksial hanya media untuk mendistribusikan sinyal. Di sistem lain, kabel fiber optic ditarik dari perusahaan penyedia layanan TV kabel ke berbagai wilayah utama. Di tempat tersebut kabel fiber optic diubah sinyalnya untuk dialirkan menggunakan kabel koaksial ke rumah-rumah pelanggan.

Bandwidth internet dialirkan ke pelanggan sama halnya dengan mengalirkan kanal siaran televisi. Bahkan upstream menggunakan sedikit frekuansi saja, sekitar 2 MHz, dengan asumsi kebanyakan pengguna Internet lebih banyak melakukan download daripada upload.


PERANGKAT

Untuk mengalirkan upstream dan downstream pada TV kabel memerlukan dua tipe perangkat: cable modem pada sisi pelanggan dan sebuah Cable Modem Termination System (CMTS) pada sisi penyedia layanan TV kabel. Cable modem dapat berupa perangkat internal atau eksternal pada sebuah PC. Dalam beberapa kasus, cable modem dapat berupa bagian dari sebuah set-top cable box, yang hanya membutuhkan keyboard dan mouse untuk dapat berinteraksi dengan Internet. Perangkat CMTS mengumpulkan lalu lintas data dan meneruskannya ke ISP. Pada sisi penyedia layanan TV kabel terdapat server yang berurusan dengan billing, logging, DHCP (dynamic host configuration control, bertugas melakukan assign IP address ke pelanggan) dan server untuk mengontrol protokol DOCSIS (Data Over Cable Service Interface Specification, sebuah standar yang digunakan di Amerika untuk sistem Internet via TV kabel).

Data downstream mengalir ke semua pelanggan yang terhubung seperti network Ethernet, terserah perangkat pada setiap koneksi untuk memutuskan apakah sebuah blok data adalah untuknya atau bukan. Pada sisi upstream, data dikirimkan dari pelanggan ke CMTS dan pelanggan lainnya tidak akan dapat melihatnya sama sekali. Bandwidth upstream yang sempit itu dibagi dalam satuan waktu, yaitu dalam milisecond, yang mana dalam satuan waktu tersebut seorang pelanggan dapat melakukan sekali "semprot" data ke Internet.

Perangkat CMTS memungkinkan seribu orang terkoneksi ke Internet melalui sebuah kanal 6 MHz. Bila sebuah kanal mampu menampung 30 hingga 40 megabit perdetik maka ini sudah lebih cepat daripada koneksi dengan modem dial-up 56K. Bagaimanapun juga penggunaan kanal tunggal ini mempunyai efek bagi para pengguna cable modem. Bila Anda sudah terkoneksi duluan ke Internet melalui sebuah kanal yang masih kosong, maka Anda dapat memanfaatkan seluruh bandwidth hanya untuk keperluan Anda. Namun seiring dengan adanya penambahan pelanggan baru, terutama pelanggan yang boros bandwidth, Anda terpaksa harus berbagi bandwidth dengannya dan Anda akan merasakan penurunan unjuk kerja yang signifikan.

Mungkin saja terjadi, pada saat koneksi penuh, unjuk kerja akan jauh dibawah teori. Berita baiknya, penurunan unjuk kerja ini dapat diatasi dengan menambahkan kanal baru dan membagi rata jumlah penggunanya. Satu lagi keuntungan cable modem adalah unjuk kerjanya tidak dipengaruhi jarak antara pelanggan dan CMTS. (dt)

 

 

Last Updated ( Monday, 06 October 2008 )
 
Next >